Sudah cukup lama saya ga jalan-jalan muterin kota Jogja sambil berburu kuliner khas Jogja yang lagi ngetrend atau legendaris. Sekalinya jalan-jalan, mata ini cukup kaget dengan perkembangan yang ada dalam waktu yang cukup singkat. Gimana ga kaget, dalam kurun waktu 2 tahun belakangan ini memang Jogja sedang dilanda mabuk asmara kuliner yang cukup dalam. Hal ini menyebabkan persaingan antara warung, resto dan rumah makan semakin sengit. Ga salah kalau sobat eaters tiba-tiba melihat salah satu warung tutup dan berganti dengan warung lainnya. Inilah Jogja.. yang semakin hari semakin padat dan semakin hari semakin ramai dengan wisata kulinernya.

KERANG-JARIB-8

KERANG-JARIB-9

Berbicara mengenai kuliner Jogja memang tidak ada habisnya. Coba saja tengok akun teman-teman food blogger Jogja, atau akun-akun instagram yang mengulas seluk-beluk kuliner Jogja. Hampir setiap hari akun-akun ini selalu update dengan tempat makan baru yang trend dan menarik hati. Eatjogja ga mau kalah ah.. biar tetep eksis juga bersama teman-teman pecinta kuliner lainnya menyebarkan virus cinta kuliner kepada seluruh lapisan masyarakat di seluruh Indonesia. *mulia sekali bro..* 😛

KERANG-JARIB-7

KERANG-JARIB-6

Ada yang pernah dengar Kerang Jarib..? Untuk sebagian orang Jogja pasti sudah mengenal tempat yang satu ini. Apalagi kalian yang doyang mantengin akun instagram food Jogja. Mungkin sudah pernah mencicipi menu makanan di warung yang katanya punya menu kerang dengan harga paling murah se-Jogja. *untuk ini silahkan buktikan sendiri* Menu yang disajikan oleh warung ini memang seputaran kerang, tapi ada juga menu ayamnya. Dan menu ayam di tempat ini punya tekstur dengan tulang yang sangat lunak.

Lokasi

Banyak orang mengenal warung ini di lokasinya yang berdekatan dengan XT Square. Sebelum pindah ke lokasinya yang sekarang, saya mengenal Kerang Jarib Ketika lokasinya masih berada di jalan Pandean Glagahsari. Karena masalah keamanan, warung ini kemudian pindah ke selatan XT Square yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan. Tapi kali ini saya ingin berbagi Kerang Jarib dengan lokasi yang berbeda. Lokasinya ada di Jalan D.I Panjaitan berseberangan dengan prakter dokter Annisa. Atau sebelum salah satu warung waralaba terbesar di Indonesia yang bernama Indomaret.

KERANG-JARIB-5

KERANG-JARIB-4

Lokasi ini sebenarnya adalah cikal bakal, asal muasal Kerang Jarib. Tapi orang lebih mengenal kerang jarib yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan. Memang di lokasi asal ini warungnya lebih kecil, karena dari warung inilah Kerang Jarib menjadi besar seperti sekarang ini, dan telah memiliki tiga cabang. *hebat euy..* Cabang yang satu lagi berada di utara UII Ekonomi, atau lebih tepatnya di jalan Swadaya Condongcatur.

Suasana Warung

Warung Kerang Jarib yang ada di jalan D.I Panjaitan ini memang cukup kecil. Bahkan bisa dibilang mungil. Butuh mata ekstra untuk menemukan warung yang satu ini. Sederhana.. itulah kata yang bisa saya berikan ketika berkunjung ke warung ini. Hanya ada beberapa meja lesehan yang bisa sobat eater gunakan ketika menyantap menu kerang kalian. Tidak banyak space memang, tapi cukup nyaman bila dalam keadaan sepi. Tapi apalah arti space besar bila makanan yang disajikan tidak nyaman di lidah kalian. *kantong juga sih.. hahaha..*

Makanan dan rasa yang ditimbulkan

Dahulu warung ini sempat menyajikan menu kepiting juga. Tapi karena harga yang cukup mahal dan stok yang kurang bisa dijamin, maka kerang jarib memutuskan untuk menghentikan menu yang satu ini dan fokus keras pada masakan kerangnya. Sebelum menu kerang berjamur dimana-mana, kerang jarib sudah memulainya terlebih dahulu. Bisa dibilang pelopor sajian kerang di Jogja. Memang namanya kurang banyak di dengar khalayak ramai, tapi menu kerang di warung ini wajib sobat eaters coba.

KERANG-JARIB-3

KERANG-JARIB-12

Sore itu saya berkesempatan mencicipi tiga jenis makanan di warung Kerang Jarib. Menu yang pertama adalah Kerang Hijau Asam Pedas. Kerangnya cukup segar, rasa asam pedasnya juga pas. Tapi yang paling penting buat kalian pelajar dan mahasiswa adalah harganya yang cukup nyaman di kantong. *penting ini..* Berikutnya adalah Cumi Lada Hitam. Rasa dari menu ini cukup manis dan lumayan. Tapi menurut lidah saya kurang nendang lada hitamnya. But it’s ok for me.. 😛

KERANG-JARIB-2

KERANG-JARIB-11

Terakhir saya mencoba Ceker Tulang Lunak masak Lada hitam. Bumbu lada hitamnya sama dengan cuminya. Tapi saya suka dengan cekernya yang sangat lembut dan bisa dihabiskan tanpa tersisa. *ya iyalah.. namanya juga tulang lunak* Dengan harga dan citarasa yang tidak kalah dengan warung atau kedai lain, saya yakin Kerang Jarib akan bertahan lama di dunia per kerangan Jogja.

KERANG-JARIB-1

KERANG-JARIB-10

Kesimpulan

Saya bukan pakar kuliner, saya hanya ingin berbagi informasi tentang dunia perkulineran di Jogja kepada sobat eaters semua. Karena rasa adalah masalah personal dari lidah kalian masing-masing. Silahkan eaters coba dan buktikan sendiri. Jangan takut untuk datang dan mencicipi langsung ya.. Selamat mencicipi kawan eaters. Selamat berkuliner ria. Jangan lupa beri komentar kalian dibawah ya.. Selamat berjalan-jalan dan mencicipi kuliner khas Jogja lainnya. Salam kuliner 🙂

INFORMATION

Location
Kerang Jarib
Jl. DI. Panjaitan No. 86 Yogyakarta
(50 Meter Selatan Puskesmas Mantrijeron, Sebelum Indomaret)
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 23 Yogyakarta (Timur XT Square)
JL. Swadaya 1 No. 89 Condongcatur (Utara UII Ekonomi)
Telp. 0856 4392 6022
BBM : 27D736BC

Opening Hours
15:00 – Habis

Price
Aneka Masakan Kerang (5k – 9k)
Aneka Masakan Cumi (10k – 12k)
Aneka Masakan Ayam Tulang Lunak (3,5k – 10,5k)
Aneka Sambal Cocol (2k)

MAP