Sudah bukan jadi hal aneh kalau orang masa kini suka sekali dengan budaya nongkrong. Budaya yang berkembang pesat di kota-kota berkembang seperti Jogja dan beberapa kota lainnya. Kalau di kota besar seperti Jakarta dan Bandung budaya ini sudah jadi makanan sehari-hari layaknya minum obat, bisa sehari tiga kali, mungkin bahkan lebih. Dari warteg, kedai, angkringan hingga kafe menjadi tempat yang cukup familiar untuk dijadikan lokasi nongkrong.

BARN-COFFEE-BAR-1Budaya yang menyertai berkembangnya virus nongkrong ini adalah budaya kekinian. Budaya yang berkembang dikalangan pemuda masa kini yang selalu gandrung dengan hal-hal baru dan rasa ingin tahu yang kuat akan hal-hal yang terjadi di masa kini. Budaya ini bisa jadi menguntungkan juga bisa jadi bikin buntung pengusaha bisnis, terutama bisnis kuliner seperti di Jogja. Karena sebagian penduduk Jogja ini di huni oleh mahasiswa, mau tidak mau wabah kekinian ini ikut berperan serta sebagai penggerak usaha kuliner tapi juga sebagai pembunuh bisnis kuliner secara perlahan-lahan. BARN-COFFEE-BAR-2

Biar ikutan kekinian, eatjogja berhasil nongkrong disalah satu kafe yang bisa dibilang baru di ranah perkopian Jogja. Perkenalkan sobat eaters.. *tabuh genderang perlahan* Barn Coffee Bar..!! Kedai kopi yang menyajikan berbagai macam jenis kopi dari seluruh Indonesia. *katanya sih gitu* Kedai yang sebentar lagi berulang tahun ini berada di daerah Kranggan Jogja. Ada yang tahu pasar kranggan?, nah kedai ini ada di seputaran daerah itu.

BARN-COFFEE-BAR-5Untuk menuju kedai ini sobat eaters bisa melalui jalan magelang atau jalan A.M Sangaji. Tapi ancer-ancer yang paling mudah adalah Tugu Jogja ke utara atau arah monjali. Kalian ambil gang kedua di depan hotel Pop. Carilah rumah sederhana dengan cat tembok depan yang berwarna hitam dan Aksen kayu jati belanda yang hampir menutupi seluruh bagian depan kafe ini. kafe ini bersebelahan dengan toko penjual rokok elektrik. Buat sobat eaters yang suka beli rokok elektrik mungkin sering melihat kafe ini. BARN-COFFEE-BAR-6

Selain menjadi tempat nongkrong dan minum kopi, ternyata Barn Coffee Bar juga menyajikan makanan berat yang akan mereka update menunya beberapa waktu kedepan. Updatenya bukan dihilangin lho ya, tapi Barn Coffee Bar akan menambah menu baru yang katanya wajib ditunggu kehadirannya. Mari kita telisik satu persatu keunikan yang ada di Barn Coffee Bar. Keunikan yang pertama yang bisa kalian temui adalah lokasinya yang kurang lazim sebagai daerah tempat nongkrong kecuali kedai gelato *Artemy Gelato* yang tidak jauh dari lokasi Barn Coffee Bar.

BARN-COFFEE-BAR-7Keunikan yang kedua adalah bentuk dari Barn Coffee Bar yang menurut saya cukup hommy dengan aura rumah yang sangat kuat. Barn Coffee Bar memang memilih konsep ini untuk memanjakan para pelanggannya agar mereka betah dan merasa ada di rumah sendiri tanpa harus merasa segan atau riweh ketika main atau nongkrong di Barn Coffee Bar. Meja kursi ala rumahan dan aksen typography yang cukup kuat bisa sobat eaters temukan di kafe ini. BARN-COFFEE-BAR-8

Keunikan selanjutnya adalah para barista dan pegawai yang bekerja di tempat ini sebagian besar mempunyai tato di tubuhnya. Alih-alih terlihat sangar mereka cenderung lebih bersahabat dan hangat kepada setiap pengunjung yang datang untuk nongkrong dan mencicipi kopi di Barn Coffee Bar. Jangan tertipu dengan penampilan mereka, penampilan bukan hal yang perlu kalian takuti, tapi Tuhanlah yang harus kalian takuti.. halah.. hahahaha…

BARN-COFFEE-BAR-9Keunikan yang terakhir sekaligus yang membuat saya kagum dengan Barn Coffee Bar adalah konsep mereka dalam mencari kopi hingga menyajikannya untuk sobat eaters. Mereka punya semangat untuk menyajikan kopi lokal khas Indonesia yang menurut mereka tidak kalah dengan kopi-kopi dari mancanegara. Bahkan kopi terkenal dunia pun asalnya dari Indonesia. Siapa tau ada generasi kopi penerus luwak yang bisa jadi kopi kebanggaan khas Indonesia. Dari sabang sampai merauke mereka jelajahi untuk mencari kopi original khas Indonesia. Ini bukan isapan jempol semata sobat, karena Barn Coffee Bar punya orang yang ditunjuk khusus untuk berburu kopi-kopi nikmat ke seluruh Indonesia dan membelinya langsung dari petani dengan harga tinggi. BARN-COFFEE-BAR-11

Budaya bisnis semacam ini menurut saya perlu diapresiasi. Selain mendapatkan kopi yang diinginkan, kita juga ikut memajukan para petani kopi di seleluruh Indonesia dengan memberikan penghargaan yang layak atas usaha mereka dalam berbudidaya kopi di daerahnya masing-masing. Mari kita bersama-sama membeli barang asli Indonesia dengan harga layak. Majukan Indonesia dengan cara ini, saya yakin kedepannya kita bisa jadi Negara yang besar dan maju dengan petani yang semakin makmur. Amin.. *cita-cita mimin 🙂*

BARN-COFFEE-BAR-16BARN-COFFEE-BAR-15

Well.. udah cukup cerita behind the scene nya, sekarang saatnya icip-icip. Kesempatan pertama ini saya berikan untuk Origin Punik “Chemex”. Kopi yang saya cicipi kali ini berasal dari desa Punik Sumbawa. Dari cerita barista yang saya dapat, kopi khas punik ini punya rasa unik yang berempah. Di Proses dengan cara “Chemex” saya harus menunggu kurang lebih lima belas menit sebelum akhirnya bisa mencicipi kopi khas punik yang sebelumnya bahkan belum pernah saya dengar. Untuk yang awam dengan dunia perkopian, saya cukup surprise dengan rasa yang ditimbulkan oleh kopi ini. Selain pahit khas kopi, ada rasa unik yang saya rasakan di lidah ini. Indah sekali menurut saya rasa kopi ini. Bahkan ketika saya tambahkan dengan gula, rasa itu sekali lagi berubah. Benar-benar amazing sobat.

BARN-COFFEE-BAR-23Saya dapat tips dari barista Barn Coffee Bar yang akan selalu saya catat dengan baik. Mungkin ini juga berguna bagi sobat eaters yang ingin belajar tentang dunia kopi seperti saya. Tips yang pertama adalah jangan campur kopi kalian dengan gula. Yang kedua, coba cicipi kopi kalian saat atau baru saja selesai di proses, rasakan.. kemudian tunggu beberapa menit dan coba rasakan lagi perbedaannya. Kalian akan menemukan suatu rasa yang berbeda di setiap saat. well.. karena saya adalah orang baru dalam dunia perkopian jadi yah harap maklum dengan lidah yang susah menemukan perbedaanya ini.. hahaha.. *butuh meditasi di gunung kopi* BARN-COFFEE-BAR-24

lanjut lagi dengan kopi yang lebih sweet dan umum yaitu Caramel Cafe Latte. Kopi dengan campuran karamel, susu dan kopi ini saya dapati begitu indah bentuk tampilannya. Ada layer-layer yang cukup jelas terlihat dalam gelas saya kala itu. Yang paling bawah adalah karamel, disusul dengan susu dan kemudian diatasnya ada kopi. Kopi yang saya dapat kali ini adalah kopi dengan tiga kali proses *triple origin* jadinya lebih gelap dan lebih pahit. Buat yang kurang suka pahit bisa ditambahkan gula. Mungkin buat sobat eaters yang baru belajar kopi menu ini cukup cocok di lidah kalian.. Manis tapi ada pahit-pahitnya gimana gitu. hahaha..

BARN-COFFEE-BAR-22BARN-COFFEE-BAR-21

Untuk menu makan besarnya saya dapat Australian Saussage. Sosis homemade yang panjangnya katanya hampir atau persis 30 centi ini memang cukup bikin kenyang juga. Apalagi disajikan dengan kentang dan sayuran dalam porsi kecil. Sayurannya ada jagung, wortel dan buncis. Penataan untuk menu ini cukup apik dan menarik. Kentangnya disusun seperti tumpukan kayu. Sosisnya dibuat melingkari setengah piringnya. Kemudian dipojok ada sayur dan saus barbeque yang dibuat ala chef hotel berbintang. Keseluruhan rasa dari menu ini saya suka. Cuma masukan untuk sayur dan kentangnya mungkin dibuat lebih berbumbu manis atau asin *kurang seasoning aja*

BARN-COFFEE-BAR-17BARN-COFFEE-BAR-19

Kalau sobat eaters butuh tempat nongkrong kopi yang lebih manly dan hommy mungkin Barn Coffee Bar adalah jawabannya. Ada beberapa kopi yang mereka klaim hanya ada di tempat ini dan tidak akan kalian temukan di tempat lain. Dengan Proses brewing yang cukup lengkap bisa kalian pilih sesuai taste lidah sobat eaters masing-masing, ada chemex, french press, vietnam drip, V.60, dan Shipon. masih penasaran..? kenapa tidak langsung datang ke Barn Coffee Bar. Selamat berkopi ria sobat eaters.

BARN-COFFEE-BAR-10

Saya bukan pakar kuliner, saya hanya ingin berbagi informasi tentang dunia perkulineran di Jogja kepada sobat eaters semua. Karena rasa adalah masalah personal dari lidah kalian masing-masing. Silahkan eaters coba dan buktikan sendiri. Jangan takut untuk datang dan mencicipi langsung ya.. Selamat mencicipi kawan eaters. Selamat berkuliner ria. Jangan lupa beri komentar kalian dibawah ya.. Selamat berjalan-jalan dan mencicipi kuliner khas Jogja lainnya. Salam kuliner 🙂

INFORMATION

Location
Barn Coffee Bar
Jl. Kranggan No. 25
Yogyakarta
Telp.
Twitter : @barncoffeebar
Instagram : @barncoffeebar

Opening Hours
13:00 – 01:00 WIB

Price
Australian Saussage (28k)
Caramel Cafe Latte (20k)
Origin Punik “Chemex” (16k)

MAP