Masih banyak tempat kuliner Jogja yang belum saya singgahi. Mungkin butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa merangkum semuanya. Tapi kalau sudah urusan perut tidak boleh jarak menjadi penghalang, harus maju terus pantang mundur. Pantang pulang sebelum kenyang.. hahha. Seperti salah satu warung sate dan soto yang saya kunjungi beberapa waktu yang lalu. Lokasinya cukup jauh dari pusat kota Jogja. Selain warga sekitar, jalan ini hanya dilewati ketika kita *orang Jogja* ingin bepergian ke Prambanan, Wonosari atau Solo, dan begitu pula sebaliknya.

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-1

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-3

Nama warung ini adalah Warung Makan Barokah. Letaknya yang berada di daerah perbatasan piyungan dan berbah inilah yang membuatnya sedikit tersembunyi dari radar saya. Warung ini saya ketahui dari salah satu kerabat dekat saya. Beliau bercerita kalau ada warung sate yang enak di daerah piyungan berbah. Dahulu warung sate ini masih berupa gubug sederhana, tapi sekarang sudah berpindah tempat dan lebih megah dari sebelumnya. Lokasinya memang hanya berpindah lebih keselatan dari lokasi awal. Tapi tidak terlalu jauh kok.

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-4

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-5

Di lokasi yang sekarang Warung Makan Barokah berubah tampilan menjadi lebih bersih, luas dan lega. Area parkirnya juga cukup luas untuk mobil maupun motor. Di dalam warung baru ini ada dua area yang bisa sobat eaters pilih. Ada area lesehan dan area kursi meja. Silahkan sobat eaters pilih sesuai kadar kekerasan pantat kalian. 😀 Untuk memudahkan proses pembakaran sate, mereka melakukan aksi bakar-membakar di bagian depan warung. Selain pengunjung bisa melihat proses ini secara langsung, efek asap dan baunya juga bisa tersebar kesegala arah, menciptakan efek marketing yang cukup ampuh buat sebuah warung sate. *josss..*

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-6

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-7

Selain menu sate dan soto. Warung Makan Barokah juga menyediakan berbagai menu lainnya seperti tongseng, gulai, dan nasi goreng. Aneka masakan tersebut bisa kalian pilih dengan tiga menu dasar daging yang ada, yaitu ayam, kambing, dan sapi. Jarang sekali ada warung sate yang menyajikan sate berbahan dasar daging sapi. Tapi di warung ini kalian bisa menemukannya.

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-8

Malam itu saya kehabisan menu tongsengnya, karena kuah yang mereka buat sudah habis. Alhasil hanya menu sate saja yang bisa saya cicipi malam itu. Untuk membunuh rasa keingintahuan saya tentang masakan di warung ini saya memilih dua menu sekaligus, yaitu Sate Kambing dengan saus kecap dan Sate Ayam dengan saus kacang. Kalau kalian suka dengan sate kambing yang menggunakan saus kacang, kalian bisa langsung merequestnya kepada pelayan dari Warung Makan Barokah.

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-12

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-10

Mari kita cicipi satu persatu mulai dari Sate Kambing bumbu kecap. Dalam satu porsi sate kambing ini terdapat enam buah tusuk sate yang ditemani oleh dua iris mentimun, satu iris tomat, irisan kobis atau kol dan beberapa taburan bawang merah cincang. *sithik banger bawang merahe* Sedangkan untuk lombok ijonya disajikan di tempat yang terpisah dan masih utuh, alias belum dipotong-potong. *rodo riweh kie sing nyeplus* Kalau saya perhatikan, setiap tusuknya terdapat daging kambing yang cukup besar-besar. Begitu saya gigit ternyata dagingnya empuk dan tidak terlalu alot. Kombinasi bumbu kecap dan sate kambing ini pas mantab. Empuk, manis agak sedikit pedas dan rasa pengar dari bawang merahnya memang benar-benar pas. Mantab bro sis satenya. *uuenak rek..*

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-13

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-9

Lanjut dengan Sate Ayam bumbu kacang. Hampir sama seperti sate kambingnya, potongan sate ayam di warung ini cukup besar-besar dan terasa empuk. Tapi ketika saya coba untuk menghitung berapa jumlah tusuk sate yang ada, ternyata tidak sebanyak tusuk sate yang saya dapatkan dari sate kambingnya, yaitu lima tusuk saja. Menu sate ini disajikan dengan teman yang hampir sama tapi minus bawang merah cincang. *kentekan paling iki* Dan ternyata rasa dari sate ayam Warung Makan Barokah ini juga terasa enak dan spesial. Pantas saja jika warung ini semakin malam semakin ramai pengunjung. Salutt..

WARUNG-MAKAN-BAROKAH-11

Seperti biasanya, saya mengakhiri hampir setiap menu santap saya dengan segelas air Jeruk Hangat. Rasa jeruk hangat menurut saya bisa menetralisir rasa lidah saya dan mengurangi rasa pedas terbakar yang ada di lidah. Well.. Selamat berwisata kuliner sobat eaters.. kalau kalian kebetulan lewat jalan ini, jangan lupa mampir dan cicipi menu yang ada di Warung Makan Barokah. Dijamin tidak akan menyesal. Saya bukan pakar kuliner, saya hanya ingin berbagi informasi tentang dunia perkulineran di Jogja kepada sobat eaters semua. Karena rasa adalah masalah personal dari lidah kalian masing-masing. Silahkan eaters coba dan buktikan sendiri. Jangan takut untuk datang dan mencicipi langsung ya.. Selamat mencicipi kawan eaters. Selamat berkuliner ria. Jangan lupa beri komentar kalian dibawah ya.. Selamat berjalan-jalan dan mencicipi kuliner khas Jogja lainnya. Salam kuliner 🙂

INFORMATION

Location
Warung Makan Barokah “Sate & Soto”
Jl Piyungan – Prambanan KM 2,5 Berbah, Sleman
Yogyakarta
Telp. 0878 3989 9068

Opening Hours
11:00 – 22:00 WIB

Price
Sate Ayam (8k)
Sate Kambing (15k)
Jeruk Hangat (2k)

MAP