Seperti kebanyakan warung makan pinggir jalan yang pernah saya temui. Kesan pertama pasti tidak begitu menggoda. Berbeda bila kita berkunjung ke tempat makan seperti kafe atau restoran dengan desain yang mewah dan menawan hati. Tapi kalau kalian pecinta kuiner sejati, cobalah untuk menilai dari segi rasa dan sensasi yang kalian rasakan di mulut. Karena tidak semua tempat menghasilkan rasa yang sama, baik itu kafe, restoran maupun warung makan pinggir jalan.

SOTO-KUDUS-NASI-PINDANG-JALAN-GODEAN-5

Memang banyak pro dan kontra ketika kita makan di warung makan pinggir jalan. Kebanyakan orang mengkhawatirkan sisi kebersihan warung pinggir jalan dan berbagai macam alasan lainnya. Tapi ada satu hal yang bisa saya berikan sebagai masukan buat teman eaters semua. Apabila badan kalian sedang tidak fit atau sakit, lebih baik tunda keinginan kalian untuk makan di warung makan pinggir jalan. Tunggu sampai badan kalian fit, baru setelah itu kalian bebas memilih mau makan apa dan dimana.

SOTO-KUDUS-NASI-PINDANG-JALAN-GODEAN-8

Bukti dari kekuatan warung pinggir jalan juga saya temui di warung sederhana penjual Soto Kudus dan Nasi Pindang yang berada di jalan Godean ini. Warung sederhana tanpa nama ini memang hanya memasang nama Soto Kudus, Nasi Pindang dan Nasi Goreng Babat. tanpa diikuti embel-embel yang lain, seperti pak Somat, Bu Tumirah atau yang lain. Memang tidak seperti nama warung, tapi lebih kepada menu yang mereka jual dan sajikan.

SOTO-KUDUS-NASI-PINDANG-JALAN-GODEAN-6

Warung sederhana ini menempati teras sebuah ruko yang berada di jalan Godean KM 3,5. Kalau saya tidak salah ingat, warung ini berada di seberang toko sepatu bata. *nek ga salah ingat lho* Dengan spanduk sederhana berwarna kuning dan satu buah meja besar yang cukup panjang, mereka siap menyajikan menu masakan andalan mereka. Memang seperti inilah keadaan yang ada di warung ini, benar-benar sederhana dan tidak terlalu mencolok di antara keberadaan ruko atau toko yang berada di sekitarnya.

SOTO-KUDUS-NASI-PINDANG-JALAN-GODEAN-7

Malam itu hanya ada segelintir orang yang datang di warung ini, dan saya adalah salah satunya. Karena yang mereka jual hanya tiga jenis makanan saja, maka saya pilih dua diantara tiga menu yang mereka punya. Dan nasi goreng babat adalah menu yang harus saya korbankan. *sak jane lagi males mangan sego goreng* 😀 Soto Kudus dan Nasi Pindang saya rasa cukup mengisi perut kosong saya malam itu. Seperti yang kalian tahu kalau saya adalah penggemar soto, apalagi Soto Kudus. Jadilah Soto Kudus ini menjadi santapan saya yang pertama.

SOTO-KUDUS-NASI-PINDANG-JALAN-GODEAN-4

SOTO-KUDUS-NASI-PINDANG-JALAN-GODEAN-11

Walaupun mangkok dari soto kudus ini sudah sama seperti soto kudus original, tapi tampilan menu masakan yang satu ini kurang mendukung apabila disebut soto kudus. Sepertinya ada sesuatu yang hilang dari Soto kudus ini. Kuahnya cenderung lebih kuning dan bau bawang putih gorengnya tidak terasa kuat. Tapi setelah saya mencicipinya, ternyata ada sensasi lain yang timbul di mulut saya. Soto kudus ini terasa kuat rempahnya, ada yang spesial di soto ini, tapi saya tidak tahu apa. Walaupun tidak seperti soto kudus yang saya kenal, tapi soto ini punya citarasa yang enak menurut lidah saya. *aneh tapi enak..* yummyyyy…

SOTO-KUDUS-NASI-PINDANG-JALAN-GODEAN-3

SOTO-KUDUS-NASI-PINDANG-JALAN-GODEAN-10

Target saya berikutnya adalah Nasi Pindang. Salah satu menu khas kudus ini juga disajikan dengan sederhana dan hampir mirip seperti nasi pindang kebanyakan. Kuah santan yang mirip rawon ini disajikan juga dengan kekhasan nasi pindang yaitu daun mlinjo. Karena saya bukan penggemar nasi pindang saya hanya bisa kasih pendapat kalau nasi pindang ini rasanya lumayan enak. Walau saya rasa kurang spesial di mulut. Ada juga beberapa menu pendamping yang bisa kalian cicipi, seperti sate usus dan sate rempelo ati. Kedua jenis menu pendamping ini punya ukuran yang lumayan besar-besar dan rasa yang tidak kalah lezatnya. Cocok sekali sebagai teman bersantap soto atau nasi pindang kalian.

SOTO-KUDUS-NASI-PINDANG-JALAN-GODEAN-9

Kesederhanaan menu makan malam saya kali ini, saya tutup dengan segelas Jeruk Hangat. Saya bukan pakar kuliner, saya hanya ingin berbagi informasi tentang dunia perkulineran di Jogja kepada eaters semua. Karena rasa adalah masalah personal dari lidah kalian masing-masing. Silahkan eaters coba dan buktikan sendiri. Jangan takut untuk datang dan mencicipi langsung ya.. Selamat mencicipi kawan eaters. Selamat berkuliner ria. Jangan lupa beri komentar kalian dibawah ya.. Selamat berjalan-jalan dan mencicipi kuliner khas Jogja lainnya. Salam kuliner 🙂

INFORMATION

Location
Soto Kudus, Nasi Pindang dan Nasi Goreng Babat jalan Godean
Jl. Godean KM 3,5
Yogyakarta
Telp. –

Opening Hours
18:00 – 23:00 WIB

Price
Soto Kudus (8k)
Nasi Pindang (10k)
Jeruk Panas (3k)

PS : Saya lupa harga pastinya

MAP