Makanan khas Cina ini sudah menjadi salah satu sajian yang sering kita jumpai sehari-hari. Dahulu kita harus mengunjungi restoran atau hotel berbintang untuk sekedar dapat mencicipi keunikan rasa dari makanan yang biasanya dibandrol dengan harga yang buat kantong kempes ini. *bener-bener kempes* hahahaha.. Dengan bahan kualitas wahid dan proses memasak yang cukup terbilang gampang-gampang susah, membuat makanan ini punya taraf yang sedikit di atas rata-rata. Tapi buat eaters yang punya kantong cekak seperti saya, ada pilihan yang masuk akal untuk bisa mencicipi dimsum yang enak tapi murah. *aseeekkk*

DIMSUM-EDANE-1

DIMSUM-EDANE-2

DIMSUM-EDANE-3

DIMSUM-EDANE-4

Dimsum Edane adalah salah satu kedai yang menyajikan berbagai rasa dimsum tapi dengan harga yang masih bersahabat dengan dompet kalian. Kedai ini awalnya hanya ada di jalan Magelang, tapi kini dia punya kembaran di jalan Kaliurang. *cabang kaleee..* Silahkan pilih lokasi yang paling dekat dengan rumah kalian. Interior Dimsum Edane sangat sederhana sekali, hanya ada dua warna yang mendominasi kedai ini, yaitu merah dan putih tanpa ada sedikitpun unsur Tiongkoknya. Mereka punya tagline “Rasa bintang lima harga kaki lima” yang mampu menarik pengunjung untuk datang dan mencicipi, termasuk saya. 😀

DIMSUM-EDANE-5

DIMSUM-EDANE-6

DIMSUM-EDANE-7

DIMSUM-EDANE-12

Yang khas dari dimsum adalah cara penyajiannya. Biasanya dimsum disajikan saat masih panas dengan wadah yang terbuat dari bambu. Untuk memanaskannya mereka menyusunnya dengan cara menumpuk wadah kayu diatas alat kukusan. Biasanya mereka menumpuk dimsum ini lumayan tinggi. Tampilan inilah yang menjadi sebuah kekhasan warung atau kedai yang menyajikan dimsum sebagai menu utama mereka. Dimsum Edane punya kurang lebih 20 jenis dimsum yang siap kalian nikmati bersama siapapun yang kalian mau. *yummyyy..*

DIMSUM-EDANE-8

DIMSUM-EDANE-14

DIMSUM-EDANE-9

DIMSUM-EDANE-15

DIMSUM-EDANE-10

DIMSUM-EDANE-16

DIMSUM-EDANE-11

DIMSUM-EDANE-17

Malam itu saya memesan Hakau, Siomay, Kocoi dan Bakso Cumi Kepiting. Dari keempat menu dimsum yang saya pesan, hanya siomay yang berisi empat buah siomay dalam setiap wadah bambunya. Selebihnya hanya berisi tiga buah saja. Dengan harga rata-rata sebesar sepuluh ribu setiap wadahnya, saya rasa Dimsum Edane bisa menjadi pilihan bijak ketika ngidam dimsum sedang melanda jiwa dan raga. *ono-ono wae..* Menurut lidah saya rasa dari dimsum di kedai ini lumayan enak, sesuai dengan harga yang mereka tawarkan. Jadi jangan protes dulu sebelum mencicipinya. Yang pasti rasa yang kalian dapatkan sangat sesuai dengan harga yang harus kalian bayar.

DIMSUM-EDANE-18

DIMSUM-EDANE-13

Biar seperti adat istiadat asli orang Cina ketika menyantap dimsum, saya juga memesan segelas Teh Panas. Walau mungkin teh panas ini tidak seperti teh asli dari Cina, tapi paling tidak segelas teh ini bisa memberikan sensasi rasa menikmati dimsum seperti di Cina ratusan tahun yang lalu. *gaya benerrr..* Saya bukan pakar kuliner, saya hanya ingin berbagi informasi tentang dunia perkulineran di Jogja kepada eaters semua. Karena rasa adalah masalah personal dari lidah kalian masing-masing. Silahkan eaters coba dan buktikan sendiri. Jangan takut untuk datang dan mencicipi langsung ya.. Selamat mencicipi kawan eaters. Selamat berkuliner ria. Jangan lupa beri komentar kalian dibawah ya.. Selamat berjalan-jalan dan mencicipi kuliner khas Jogja lainnya. Salam kuliner 🙂

INFORMATION

Location
Dimsum Edane “Rasa bintang lima harga kaki lima”
Jl. Magelang KM 5
Yogyakarta
Telp. 0274 9422714 / 085 230 749 995

Opening Hours
17:00 – 22:00 WIB

Price
Hakau (10k)
Siomay (10k)
Kocoi (10k)
Bakso Cumi Kepiting (10k)
Lemon Tea (4k)
Jeruk Panas (4k)

MAP