Kalau dulu bebek jadi idola di kota jogja, sekarang balik lagi ke ayam yang jadi primadona. Tapi kali ini bukan di goreng atau di bakar, melainkan di geprek atau di penyet *sak jane yo meh mirip tapi rodo bedo sitik* Ya.. ayam geprek memang sedang menjamur di kota pelajar ini, setiap sudut kota selalu ada saja warung yang menjajakan menu yang satu ini.

ayam-geprek-jakardah-1

ayam-geprek-jakardah-2

Kali ini saya ingin berbagai tentang warung ayam geprek yang sudah tersohor hingga pelosok kota *tenane mas? ketoke sih ngono* 😀 Nama warung ini adalah Ayam Geprek Jekardah. Saya sempat tertipu dengan istilah “Jekardah” yang mereka gunakan sebagai nama warung mereka. Awalnya saya pikir warung ini berasal dari jakarta atau plesetan dari kata jakarta, bahkan saya juga sempat berpikir kalau si empunya warung adalah orang jakarta *sok tau sampeyan mas* hehe..

ayam-geprek-jakardah-3

ayam-geprek-jakardah-6

Ternyata setelah di telaah lebih lanjut, jekardah disini mempunyai arti “Jelas membakar lidah”, gimana ga terbakar kalau cabai yang mereka sajikan bisa mencapai 20 biji. *buset daahhh* walaupun saya dengar cerita kalau di warung lain ada yang mecapai 200 biji. *bisa mencret-mencret sebulan nih* Ayam Geprek Jekardah menyajikan menu ayam geprek mereka sesuai dengan selera musik kalian, “Selera musikmu menunjukkan keganasanmu!!” begitulah bunyi tagline yang mereka tulis.

ayam-geprek-jakardah-11

Mulai dari Acoustic yang menggunakan satu cabai hingga dangdut koplo yang menggunakan 20 cabai, silahkan pilih dan sesuaikan dengan perut kalian ya. *awas ojo nganti bablas nang WC* 😛 Mereka punya 3 jenis menu ayam dan beberapa side order yang bisa eaters pilih. Sayangnya ketika saya berkunjung ke warung ini hanya tersisa satu jenis menu yang tentunya merupakan menu andalan mereka yaitu Hot Bully chicken *mesake tenan pitike di bully, koyo cah sekolah wae* Saya penasaran seberapa pedas menu meraka, maka saya pesan menu Hot Bully Chicken Acoustic *njajal sing lombok siji sik* 😀

ayam-geprek-jakardah-12

Ternyata Acoustic tidak sepedas yang saya kira, tapi mungkin buat kalian yang tidak doyan pedas bisa memesan menu ini. Karena rasa penasaran saya masih berlanjut saya coba lagi dengan Hot Bully Chicken Jazz *ini nih musik yang paling saya suka* Ayam geprek yang menggunakan 3 cabai ini ternyata juga tidak membakar mulut saya. Mungkin lain kali saya akan memesan yang lebih garang dari jazz. Ayam geprek di warung ini punya ciri berbalut sedikit tepung baru digeprek dengan sambalnya. Rasanya juga gurih dan nikmat, walaupun porsi ayamnya terbilang kecil *ayam masih muda nih kayaknya*

ayam-geprek-jakardah-9

ayam-geprek-jakardah-10

Sebagai side ordernya saya memesan Terong goreng dan Sop Ayam. Untuk Sop Ayamnya tidak ada yang spesial, bahkan menurut saya rasa sop ini hampir mirip seperti yang ibu saya buat di rumah, benar-benar simple sop dengan rasa yang simple pula. Sedangkan untuk terongnya juga hanya digoreng tanpa dibumbui apapun *sing tak rasake sih* Saya tetep vote untuk ayam gepreknya aja deh. 🙂

ayam-geprek-jakardah-8

ayam-geprek-jakardah-7

Sebagai menu penutup untuk melepas dahaga saya memesan Es Lemon Tea dan Es jeruk. Keduanya cukup menyegarkan walaupun lebih dominan esnya daripada jeruk atau lemon teanya. Sebenarnya ga lemon sih, tapi lebih ke jeruk peras bercampur dengan teh, tapi rasanya oke kok. Kedua minuman ini tidak terlalu manis, jadi pas di lidah saya di waktu siang bolong yang hot ini.

ayam-geprek-jakardah-4

Untuk harga yang mereka bandrol cukup murah, tapi minumannya agak sedikit mahal menurut saya, tapi masih dalam batas wajar kok. Warung ini juga cukup luas dan bersih. Interiornya juga didominasi oleh kayu. Ada panggung kecil yang kalau saya tidak salah tebak biasa digunakan untuk akustikan. Tempat parkirnya juga cukup memadahi untuk motor tapi sedikit ribet kalau sudah banyak mobil. Selamat berburu ayam geprek dan bermencret ria. Selamat berjalan-jalan dan mencicipi kuliner khas Jogja lainnya. Salam kuliner 🙂

[divider ]INFORMATION[/divider]

Location
Ayam Geprek Jekardah
Jl. Pandega Marta No.102B Pogung Baru, Sleman,
Yogyakarta

Opening Hours
11:00 – 22:00 WIB

Price
Hot Bully Chicken Acoustic (10k)
Hot Bully Chicken Jazz (10k)
Terong goreng (2k)
Sop Ayam (3k)
Es Lemon Tea (7k)
Es Jeruk (3k)

[divider ]MAP[/divider]