Karena pake acara kesasar akhirnya mau ga mau saya harus nongkrong di tempat ini. Karena perut juga sudah keroncongan abis. Daripada kelaperan ditengah jalan malah bikin repot dan membahayakan pengguna jalan yang lain. *mabuk laper* 😀 Kenapa kesasar? karena warung yang saya ingin kunjungi sialnya tutup, alias kosong alias menunya tidak ada. *nasib* 🙁

Yang bikin jadi tambah dongkol adalah warung yang awalnya ingin saya datangi ini jadi satu bangunan dengan Lincak Warung Hotspot dan Resto. Joinan gedung kali ya. Padahal jelas-jelas di meja ada daftar iklan menunya. Tapi setelah saya tanya dengan pelayannya ternyata tidak jualan. Nah lho.. Berasa ketipu tapi ya sudahlah ga jadi masalah.

Berhubung nasi sudah menjadi bubur dan sudah kepalang tanggung. Tingkat level lapernya juga udah di ubun-ubun, bahaya ini kalau ga disalurkan. Saya banting stir pindah menu ke Lincak Warung Hotspot dan Resto. Warung ini memang lebih cocok disebut cafe ketimbang resto, karena nuansa dan pengunjungnya lebih banyak yang nongkrong daripada makan. Dan seperti kebanyakan cafe di jogja, colokan listrik menjadi salah satu menu utama di cafe ini. Buat apalagi kalau bukan mengisi perut hape dan leptop yang udah mulai kosong.

Tempatnya cukup luas dan suasananya memang mendukung untuk kita berlama-lama berada di tempat ini. Kalau kalian mau lesehan ada. Mau duduk di atas kursi juga ada. Atau mau suasana outdoor yang dihiasi lilin remang-remang juga ada. Komplit deh pokoknya. Buat nongkrong sama temen kampus atau temen kerja enak nih. Atau mau bicara masalah bisnis sambil nongkrong juga asik.

Wis ah ceritone, selak ngelih iki. Langsung pesen menu yang pertama aja yak. Menu pertama saya yaitu Sop Jagung Ayam. Sop ini disajikan dengan mangkuk kecil mirip kaya dihotel-hotel berbintang. Secara penampilan sih boleh diadu, tapi secara rasa saya ga berani mengadu dengan sop made in hotel. Rasanya beda bro. Tapi buat saya yang lagi kelaperan boleh deh buat penghangat badan sebelum masuk ke menu utama.

Menu utama saya yang pertama adalah Chicken Terriyaki. Ini nasi sama ayamnya kok gedean nasinya ya. Jadi berasa makan ayam lauk nasi hhe.. *piss* Ayam filetnya tipis banget dan saus terriyakinya saya kurang suka. Mungkin selera mulut saya tidak sesuai dengan saus yang mereka buat. Pendamping yang berupa sayuran yang di tumis juga porsinya dikit. Jadi cuma bisa ganjel perut buat sementara nih.

Menu utama saya yang kedua adalah Capcay Goreng. Nah capcaynya lumayan nih. Walaupun memang belum bisa dibilang spesial. Tapi dari kedua menu yang sebelumnya saya cicipi, saya lebih memilih capcaynya. Capcay gorengnya memang disajikan dengan sedikit kuat. Kalau orang jogja bilangnya nyemek. Lumayan deh, kenyang juga akhirnya perut saya. 😀

Sebagai penutup saya lagi ingin makan salad dan minum yang soda-soda. Jadi saya pesen Fruits Salad, Red Burning dan Cola Float. Fruits Saladnya minimalis banget. Buahnya cuma dikit. Cuma ada melon, semangka dan sedikit irisan apel. Ada strawberry juga sih, cuma beberapa iris dan itu juga dijadiin garnis di pinggir piringnya. Saus mayonaisenya kurang banyak dan berasa light banget.

Kalau dari sisi minuman yang mereka kasih, saya suka dengan Red Burningnya. Menarik bentuk tampilannya, ada warna merah dan putih serta garnis yang berupa irisan jeruk diatasnya. Secara rasa mantab bener. Jos deh.. Kalau cola floatnya ga beda jauh sama menu cola float ditempat lain. Hanya minuman cola diberi toping ice cream.

Mungkin karena ini tempat nongkrong maka menu minuman yang mereka sajikan serasa lebih spesial daripada menu makanannya. Selamat berjalan-jalan dan mencicipi kuliner khas jogja. Salam kuliner 😀

[divider]

Location
Lincak Warung Hotspot dan Resto
Jl. Selokan Mataram No. 29 Pringolayan,
Catur Tunggal, Depok, Sleman Yogyakarta
Telp. –

Opening Hours
11:00 – 23:00 WIB

Price
Red Burning (11.5k)
Cola Float (9k)
Capcay Goreng (13k)
Sop Jagung Ayam (9k)
Chicken Terriyaki (16k)
Fruits Salad (11k)

[divider]