Ceritanya habis hunting foto sama Mas Bos. Menikmati suasana sore di Titik Nol Kawasan Malioboro yang penuh sesak manusia, memaksa kami untuk segera mengisi perut yang mulai bernyanyi. Tidak tahu kenapa, saya jadi inget salah satu tempat makan yang cukup ramai dikunjungi di daerah Sayidan. Meluncurlah kami ke sana..

Lesehan Sayidan berada tepat di timur Jembatan Sayidan, Jalan Sultan Agung. Saya pikir lesehannya belum buka, soalnya masih sepi. Tapi begitu turun ke bawah, saya menemukan ruangan yang lapang dan bersih. Kaget juga.. Tempat makan yang dulu hanya nyempil di trotoar, sekarang dah diperluas dan lebih nyaman. Sore itu memang belum banyak pengunjung yang datang, namun semakin malam, tempat makan ini semakin ramai dikunjungi.

Menu yang ditawarkan Lesehan Sayidan ini tak jauh beda dengan lesahan lainnya. Aneka penyetan, Menu Ikan, Seafood, Ayam – Puyuh – Bebek, Tempe, Tahu dan Telur, yang disajikan digoreng atau dibakar. Nah, sore itu kami memesan Nasi Goreng Seafood dan Tempe Penyet yang disajikan dengan sambal yang menggoda. Karena habis jalan jauh, kami memesan es kelapa muda utuh dan Soda Gembira. Maklum, doyan minum….

Untuk ukuran lesehan, harga yang ditawarkan masih terjangkau. Kisaran harga antara 4000 hingga 15.000 rupiah per porsi untuk makanan, sedangkan minuman antara 2000 sampai 10.000 rupiah. Ya..lumayan lah rasanya, apalagi ditambah temaram lampu di pinggir Sungai Code yang membelah kota Jogja. Mungkin ini yang membuat Lesehan Sayidan ini sangat ramai dikunjungi, terutama di malam hari.

Trus juga asik buat nongkrong..hehehe.. Meski rada terganggu juga sama pengamen yang leluasa keluar masuk di tempat ini.

Jadi Eaters, kalo pingin menikmati suasana makan malam di tengah kota, silakan menjajal menu di Lesehan Sayidan. Tempatnya luas dan bersih. Ada toilet dan musholanya juga.

Monggo…silakan dicoba..!!

[divider]