Jejamuran, menu jamur aneka rasa…
Jogja ni mang luar biasa.. Apa pun bisa diangkat menjadi ikon khas yang mampu menarik perhatian orang untuk datang dan menikmati apa yang ada di kota istimewa ini.

Salah satu potensi pertanian yang membawa jogja punya ciri kuliner unik adalah jamur. Meski popularitas jamur tidak sekeren awal 90-an, tapi di tangan seorang Ratidjo, jamur-jamur itu dibudidayakan sedemikian rupa sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Budidaya jamur menjadi sebuah bahan pangan memang tidak sulit, tapi juga tidak gampang. Pengalaman selama berpuluh-puluh tahun membuat Pak Ratidjo yakin dengan usaha jamurnya.

Jejamuran Resto dibuka tahun 2006. Hanya dengan sebuah meja dan beberapa kursi kayu, Pak Ratidjo menawarkan menu jamur kepada mereka yang singgah. Lokasi di pinggir jalan Dusun Niron Pendowoharjo Sleman ini awalnya hanya didatangi oleh para penambang pasir merapi dan petani yang lewat selepas mencari pakan ternaknya. Tapi jangan salah…sekarang tempat ini menjadi tempat favorit para penikmat kuliner sehat dan bergizi.

Sore itu, setelah menyusuri kebun salak di kawasan turi sleman, saya mulai kelaparan. Cling..!! Keinget Jejamuran Resto yang sudah lebih dari setahun tidak saya kunjungi. Widiiihhh…dah berubah banyak..!! Mulai dari parkirannya yang luas, tempat yang dulu sempit n musti antri, sekarang dah luas banget. Sempet kaget waktu nengok ke belakang, tempat buat budidaya jamur juga dah ilang berganti deretan meja yang penuh tamu. Wow…!

Gak antri lagi nih..pikir saya.. Baiklah..pesanan saya adalah sop jamur buat appetizer, trus main course-nya sate jamur dan asam manis shitake. Tak lupa jamur tiram crispy yang menggoda selera. Hmmm..kebayang lezatnya..hahaha..

Sop jamurnya enak, gurihnya kerasa… trus, sate jamurnya semakin kena di lidah.. manisnya cukup, tapi gak keasinan.. Asam manis shitake-nya tepat. Mixed pedas, asam dan manisnya pas.. Cuma kalo perut sudah agak kenyang, malah jadi eneg.. karena jamur kan berserat, jadi bikin kenyang meski tanpa nasi. Nah..jamur tiram crispy yang kriuk menambah ramai makan siang di sore hari. Hmm…kenyaaang..!!

Desertnya adalah secangkir Wedang Jejamuran.. Jarang-jarang lho minuman berbahan rempah-rempah dicelupin jamur.. Aroma khas kayu manis sangat menyengat, tastenya juga sangat kuat, berpadu dengan rasa pahit dari jamur ling zie yang eksotik. Hmmm…khas banget..!!

Sebagai penyuka teh, saya juga menambah ice tea dan mint tea. Lengkap sudah keistimewaan makan siang saya.

Di Jejamuran Resto ini, eaters bisa menikmati 20 macam menu jamur yang tersaji masing-masing dalam 3 menit. Eaters juga bisa mendapatkan pengetahuan tentang jamur dari sang pemilik, sekaligus bisa melihat contoh jamur yang dipajang di selasar resto. Tempatnya yang nyaman dan bersih membuat saya bisa tahan berlama-lama di sini.

Jangan kuatir, Jejamuran Resto ni sangat mudah didatangi. Dari jalan Magelang, selepas perempatan denggung terus sampai ketemu traffic light berikutnya. Nah dari situ belok ke kanan kurang lebih 1,5 km di sebelah kiri jalan Jejamuran Resto berada.

So..silahkan dicoba..!

[divider]